10 Tips Dekorasi Pelaminan “Murah” tapi “Tidak Murahan”

March 1, 2019

Dalam mempersiapakn acara pernikahan banyak sekali yang harus dipersiapkan secara matang, mulai dari menyusun kepanitiaan, memilih vendor wedding yang terbaik serta memilih tema wedding yang tak terlupakan, namun ada beberapa hal pula yng harus dicermati terutama sajian dekorasi pernikahan serta dekorasi pelaminan yang nantinya akan digunakan oleh kedua mempelai serta orang tua mengabadikan resepsi pernikahannya. Untuk itu berikut beberapa Tips Dekorasi Pelaminan yang diperuntukkan bagi anda yang sedang mempersiapkan acara resepsi pernikahan.

Tidak ada aturan yang pasti bahwa dekorasi pelaminan harus menggunakan bunga segar jadi carilah alternatif untuk mengkombinasikan dekorasi bunga segar dengan beberapa rangkaian bunga artificial atau bisa disiasati dengan mencari tema dekorasi pelaminan full gebyok atau minimalis tanpa menggunakan rangkaian bunga di pelaminan. Hal itu sah-sah saja didalam dekorasi pelamianan.

  1. Jika memang harus menggunakan bunga segar diseluruh pelamianan bisa dengan menyesuaikan tema warna bunga serta jenis bunga yang sesuai sehingga pada saat dirangkai bunga tersebut terlihat anggun walaupun banyak menggunakan bunga jenis lokal.
  2. Siapkan tema dekorasi yang diinginkan dengan menyesuaikan karakter kedua mempelai dengan mengusung tema yang kuat dan tidak berkesan asal-asalan sehingga tamu yang akan melihat dekorasi pelamiananpun akan berkesan dengan sajian dekorasinya.Temanya bisa Tradisional, Internasional, Modern,Garden, Vintage ataupun Custom seperti Tema Indonesian Colonialsm,Carnaval,Safari,dll.
  3. Jenis bunga saat ini sangat beragam,mulai dari yang impor, bunga lokal kualitas bagus, serta bunga lokal kualitas standart. Kalau memang harus menggunakan bunga Import siasati dengan mengkombinasikannya dengan bunga lokal agar tetap terlihat cantik.
  4. Hal penting lainnya yang mempengaruhi penggunaan bunga adalah style dari rangkaian itu sendiri, ada yang full décor, dan ada juga yang memanfaatkan standing flower untuk dekorasi bunga di pelaminan seperti vas bunga besar yang diletakkan di belakang  pengantin.
  5. Trend saat ini banyak orang yang ingin melangsungkan resepsi pernikahan dihari-hari penting seperti valentine’s day dan beberapa tanggal cantik seperti tanggal 10-11-2012 atau 12-12-2012 nanti, tapi harus diingat bahwa dihari-hari tersebut kecendrerungan harga bunga menjadi sangat mahal karena banyaknya yang melangsungkan acara dan juga langkanya bunga di pasar bunga. Untuk itu disarankan untuk menghindari memesan bunga pada hari-hari tersebut.Tapi banyak juga yang tetap melangsungkan resepsi pada hari-hari tersebut karena acara wedding saat ini juga menjadi ajang bergengsi dikalangan orang-orang tertentu.
  6. Dalam satu paket dekorasi ada beberapa area yang harus didekor dan ada juga yang tidak perlu, untuk itu maksimalkan saja penggunaan bunga pada area tertentu seperti pelaminan,meja VIP,area catering,dan Foto Booth saja.Semua itu bisa disesuaikan dengan budget yang ada.
  7. Yang perlu diperhatikan juga adalah saat ini pengunaan gedung resepsi ada yang digunakan dua kali dalam satu hari (babak 1 dan babak 2) ada baiknya anda mengetahui hal tersebut, melihat proses pergantian vendor-vendor yang ada jangan sampai menghambat acara resepsi anda, Jika acara resepsinya berlangsung di babak ke-2 usahakan bunga yang akan digunakan tetap segar,mekar dan harum dari mulainnya acara berlangsung sampai dengan selesai.
  8. Biasanya 1 atau 2 mingu sebelum hari H diadakan technical meeting atau rapat koordinasi calon pengantin,keluarga,panitia dan vendor weddingnya. Pastikan tema dekorasinya senada dengan dekorasi catering, baju pengantin serta music yang akan disajikan nantinya sehingga tema weddingnya menjadi satu kesatuan.
  9. Untuk sempurnanya dekorasi pelamian carilah reverensi décor sebanyak-banyaknya dan pilih vendor dekorasi yang benar-benar professional yang siap membantu anda dari persiapan sampai dengan hari H dan jangan segan-segan untuk meminta perincian biaya,detail dekorasi serta layout dekorasi yang disesuaikan dengan layout gedung yang akan digunakan nantinya.

PILIHAN DEKORASI ETNIK DAN TRADISIONAL SEBAGAI TEMA PERNIKAHAN

Dekorasi Etnik dan tradisional hingga kini masih menjadi pilihan utama para pasangan yang saling ingin mengikat janji. Disesuaikan dengan budaya negara kita yang memang masih kuat secara tradisi, calon pengantin biasanya lebih tertarik memilih tema etnik dan tradisional dalam urusan dekorasi pernikahan, dibandingkan dengan tema barat.

Memang tema Barat terlihat lebih simpel dan bisa dikompromikan. Untuk tatanan rambut dan make-up pun gaya Barat modern terlihat lebih mudah diaplikasikan, dan tidak tampak “menyiksa” sepanjang acara prosesi pernikahan. Namun memang, demi terselenggaranya acara yang sesuai dengan keinginan, calon pengantin biasanya tidak keberatan untuk bersakit – sakit dahulu, yang penting bersenang – senang kemudian atas suksesnya acara.

Bagi para penyedia jasa dekorasi pernikahan sendiri, tentu jauh lebih mudah untuk membuat dekorasi dengan tema modern. Alasannya, mereka bisa bebas berkreasi karena tidak terdapat pakem yang mengikat. Calon pengantin tinggal memilih warna tema dan apa yang ingin ditonjolkan di gedung pernikahannya. Bila pengantin menyukai bunga tertentu, tinggal mendekor gedung dengan barisan bunga tersebut. Begitu pula bila pelanggan menyukai pernikahan yang simpel elegan dan tidak terlalu meriah, bisa diakali dengan menutupi dinding dengan kain atau tirai yang dibentuk sedemikian rupa hingga terlihat cantik dan anggun.

Sedangkan untuk dekorasi etnik dan tradisional, pendekor harus memperhatikan pakem yang ada agar suasana tradisi budayanya terasa, dari dalam gedung hingga ke luar gedung. Pemilihan ornament, hiasan, dari yang terkecil hingga yang terbesar harus memiliki unsur etnik. Segala sesuatunya harus memiliki ciri tradisi, hingga ke tatanan suara dan tanaman (terutama bila menggunakan hiasan taman). Bisa dibilang, tugas seorang dekorator selain sebagai arsitek, design interior, tapi juga bisa berperan sebagai ahli taman , hingga ke ahli tata cahaya. Semua itu harus digabungkan dengan sempurna menjadi dekorasi yang apik.

Seorang dekorator juga harus memiliki kreativitas yang tinggi dimana pelanggan tidak hanya merasakan suasana yang kental dengan bau etnik dan tradisional, namun juga terasa akrab. Percuma menciptakan dekorasi yang indah namun suasananya tidak mendukung mood dari calon pengantin.

Misalnya dengan menghadirkan suasana pedesaan atau jalanan di daerah. Dengan menghadirkan becak sebagai pajangan di dekat pelaminan, misalnya, bisa menghadirkan kesan unik dan “ndeso”. Begitu pula dengan menaruh gerobak jajanan sebagai pengganti gubuk untuk makanan, lengkap dengan penyajinya yang menggunakan topi petani, Hal itu bisa menciptakan suasana akrab, hanya dengan tampilan yang sederhana dan natural. Namun tentu saja itu semua harus didukung dengan dekorasi pelaminan yang sesuai.

Bicara soal pelaminan, bagi calon pengantin dengan adat Jawa Tengah biasanya menggunakan Gebyok. Gebyok ini sejatinya merupakan kerajinan  ukiran kayu asal Kudus yang awalnya merupakan bagian dari rumah adat daerahnya. Namun karena bentuknya yang antik dan unik, maka orang kini mulai memadu-padankan gebyok dengan gaya rumah modern. Tampilan rumah modern menjadi lebih cantik bila sekat pembatas ruang menggunakan gebyok, ataupun hanya sebagai hiasan di ruang tamu, misalnya. Saat ini, dekorasi pelaminan adat Jawa hampir semuanya menggunakan gebyok.

Selain gebyok, dekorasi pelaminan lain yang menjadi favorit adalah  gaya rumah Joglo. Ini menjadi pilihan kedua apabila calon pengantin menginginkan dekorasi etnik dan tradisional. Tambahan lampu gantung ala rumah Jawa kuno ataupun meletakkan gentong air sebagai pendamping di pelaminan juga menambah suasana antik dan etnik.

Yang perlu diingat, walaupun mengusung tema dekorasi etnik dan tradisional, penggunaan bunga tetap perlu diperhatikan. Saat ini bunga tidak bisa lagi hanya digunakan sebagai tempelan atau sekedar pemanis ruangan, namun harus menjadi satu kesatuan dengan dekorasi yang lain. Dibandingkan bunga biasa, baik jika menambahkan unsur taman yang segar, dengan kolam kecil beserta percikan air.

Namun semua itu tentu saja berkenaan dengan budget. Adalah tugas dekorator untuk meminimalkan budget namun tetap mampu menciptakan dekorasi etnik dan tradisional sesuai dengan keinginan pelanggan.

Semoga menginspirasi 🤗

    Leave a comment

Joglo Next post Joglo
Total:
Open chat